Cara Mengendalikan Sikap dan Tindakan Orang Lain

Sebetulnya ini bukan artikel yang saya tulis, melainkan sebuah komen dari teman (namanya Farhan) pada tanggal 5 maret 2009 pada artikel psikologi yang berjudul Membangun Motivasi dalam diri sendiri. Mungkin banyak pembaca bertanya-tanya ‘kenapa sebuah komen malah dijadikan artikel di Dunia Psikologi‘, tidak lain dan tidak bukan adalah komennya cukup panjang dan saya anggap cukup bagus. Namun bagi anda yang tidak suka atau kurang percaya dengan artikel ini, saya tetap akan menghormatinya. Nah komennya berJudul ‘Cara Mengendalikan Sikap dan Tindakan Orang Lain’. Dalam artikel ini saya menambahi gambar yang mengilustrasikan tulisan tersebut. Silahkan membaca…. :)

david-copperfield.jpg

Ingatkah Anda tentang kisah David Coperfile, seorang penyihir yang mengendalikan tindakan orang lain dengan kekuatan misterius? Mungkin Anda akan keheranan setelah mengetahui bahwa masing-masing dari kita semua, dengan caranya sendiri sama saja dengan david.. bukan karena kita memiliki kekuatan misterius sebagai penyihir atau penghipnotis. Tetapi kita semua sudah memberlakukan pengendalian atas tindakan dan sikap orang lain.

Satu-satunya kesulitan yang ada adalah bahwa kita tidak menyadari bahwa kita memberlakukan kekuatan ini, dan kita kerap kali menggunakannya untuk merugikan diri sendiri dan bukan untuk menguntungkan diri sendiri.

Beberapa orang mungkin keberatan terhadap gagasan “mengendalikan” tindakan orang lain. Tetapi setelah Anda memahami hukum psikologi yang akan saya uraikan kepada Anda dalam bab ini, Anda akan melihat bahwa kita benar-benar tidak punya pilihan lain. Masing-masing dari kita semua mempengaruhi dan mengendalikan tindakan orang yang kita ajak berhubungan.

Sebagai contoh, mungkin Anda akan keheranan mengetahui bahwa 90 persen dari semua kasus ketika Anda diperlakukan secara tidak hormat, diejek dll, sesungguhnya Anda sendirilah yang secara harfiah “memintanya”.

Coba Anda ingat baik-baik ketika orang lain marah pada Anda, sesungguhnya Andalah yang meminta dia untuk marah pada Anda. Anda mengendalikan sikap dia. Dan apakah Anda ingat ketika Anda tesenyum pada orang lain? Dia pun tersenyum pada Anda. Ini membuktikan bahwa masing-masing dari kita mengendalikan tindakan orang lain.
Ingatlah ini, setiap orang ingin “menyesuaikan diri dengan keadaan”. Ada sebuah hukum psikologi yang membuat manusia bereaksi dan memberikan tanggapan terhadap sikap dan tindakan yang dinyatakan oleh orang lain, dengan cara yang sama.

Dalam berurusan dengan orang lain, kita melihat sikap kita sendiri terpantul kepada kita dalam perilaku mereka. Ini hampir sama seperti kalau Anda berdiri dihadapan cermin. Kalau Anda tersenyum, orang yang di cermin juga tersenyum. Kalau Anda berteriak, orang yang di cermin pun berteriak.

Hanya sedikit orang yang menyadari betapa penting dan betapa bisa diramalkan hukum psikologi ini. Ini dapat diteliti dan di pelajari sama seperti hukum alam lainnya. Jika kita telah mengetahui hukum psikologi ini, maka kita bisa mengendalikan orang lain dengan lebih mudah. Sama seperti ketika kita ingin memanaskan air, maka kita harus merebusnya dengan suhu 100 derajat celcius.

Jika contoh hukum fisika adalah ketika air pada suhu 0 derajat celcius maka air akan beku.
Maka Sebagai contoh dari hukum psikologi ini adalah hukum cermin. Yaitu kita tersenyum, maka dia tersenyum.

Jadi, sama seperti hukum alam lainnya, hukum psikologi ini dapat dipelajari dan diteliti. Dan kemudian dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tulisan ini dipublikasikan di Tips-tips dan tag , , , . Tandai permalink.

12 Respon untuk Cara Mengendalikan Sikap dan Tindakan Orang Lain

  1. wi2k berkata:

    ..trus langkah2nya gmana aja???……menarik juga sih.
    ..hampir sama dengan “..apa yg kita peroleh sbenarnya itulah yg kt inginkan “

  2. tutuko berkata:

    sebuah perenungan yg bagus. salam dari blogger solo. Jaya Psikologi.

  3. akbar berkata:

    melihat cermin dari diri..melihat diri lewat cermin..ooo..maksudnya kendalikan diri kita dulu baru bisa mengaruhi orla ya..gt ya maksudnya..

    “keep ur awesome mind open”
    -qotot-

  4. siNdeN berkata:

    tapi ada kalanya manusia gak bersikap seperti cermin…
    kalo gitu gimana ?

  5. topan berkata:

    saya setuju dengan isi artikel nya dan kita memang harus berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan

  6. toby berkata:

    Artikel yg bagus ! Terus, gmn lg caranya, masa cuma pake senyum doang. Mungkin bisa dibahas jg ttg NLP, hipnosis dll gt plz, biar qt qt yg awam jd paham.Tq

  7. Malik berkata:

    Artikel yang bagus w jadi sadar dasar, cara mengedalikan orang lain, hebat! Terima kasih

  8. Malik berkata:

    Artikel yang bagus w jadi sadar dasar cara mengedalikan orang lain, hebat! Terima kasih

  9. dani berkata:

    bukan ya mengndalin orang lain api kita harus bisa mengendalikan kali yaya sih ya

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>