Pelatihan Keterampilan Sosial

Pelatihan ketrampilan sosial adalah salah satu bentuk pelatihan ketrampilan psikologis. Pelatihan ketrampilan psikologis diciptakan sebagai alternatif bagi pemberi bantuan atau konselor terhadap masyarakat golongan sosial ekonomi menengah ke bawah.

Ada banyak pelatihan ketrampilan psikologis antara lain pelatihan pemecahan masalah yang kreatif, pelatihan asertivitas, pelatihan wawancara pekerjaan, dan pelatihan ketrampilan sosial. Pada prinsipnya pelatihan ketrampilan psikologis ini dapat dilaksanakan melalui 4 tahap, yaitu:

Modelling, yang dilakukan dengan cara memperlihatkan contoh tentang ketrampilan berperilaku yang spesifik, yang diharapkan dapat dipelajari oleh pelatih. Model ini dapat langsung disajikan oleh terapis, pemeran atau aktor/aktris, model melalui video, ataupun gabungan dari model yang sesungguhnya dan model video. Untuk memenuhi tujuan ini disusun langkah-langkah yang akan diperagakan oleh model, baik langsung maupun melalui kaset video. Ketrampilan yang diajarkan dapat berupa ketrampilan tunggal maupun ketrampilan kombinasi. Ketrampilan tunggal hanya memuat satu jenis ketrampilan dasar saja, misalnya ketrampilan memulai pembicaraan, melakukan pembicaraan, mengakhiri pembicaraan dan seterusnya. Ketrampilan kombinasi memuat pelatihan mengenai aplikasi ketrampilan dasar untuk menghadapi masalah-masalah dalam kehidupan nyata.
Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Psikologi Sosial | Tag , , , | 6 Komentar

Hakekat Iklim Sekolah

Sekolah merupakan salah satu bentuk organisasi dan struktur yang sederhana. Di dalam organisasi sekolah terjadi interaksi antar anggotanya antara lain guru, siswa, kepala sekolah, orang tua siswa, yang ditunjang oleh sarana prasarana. Sebagai sebuah organisasi, sekolah memiliki visi, misi dan setrategi untuk mencapai tujuan. Dalam mewujudkan visi, misi dan straregi sekolah tersebut diperlukan manajeman di bawah kepemimpinan kepala sekolah. Iklim adalah konsep sistem yang mencerminkan keseluruhan gaya hidup suatu organisasi . Apabila gaya hidup itu dapat ditingkatkan, kemungkinan besar tercapai peningkatan prestasi dapat diukur ( Keith Davis dan John W. Newstro, 1982). Pandangan ini mengindikasikan kualitas iklim memungkinkan meningkatnya prestasi belajar siswa.
Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Psikologi Pendidikan | Tag , , , | 1 Komentar

Pengertian Anak Luar Biasa (anak tuna)

Pada mulanya istilah anak cacat digunakan untuk menyebut seorang anak yang mempunyai satu atau lebih kelainan yang dimiliki pada diri anak tersebut baik itu kelainan fisik, kelainan mental atau kelainan tingkah laku. Kemudian Sub Direktorat Pembinaan SLB menetapkan istilah anak luar biasa untuk mengganti istilah cacat tersebut karena dianggap terlalu kasar dan dapat merusak perasaan anak yang bersangkutan.

Dalam perkembangannya timbul istilah lain yaitu anak berkelainan atau anak tuna. Dalam buku yang berjudul Lexikana Universal Encyclopedia dijelaskan bahwa Pengertian Anak Luar Biasa atau istilah ketunaan digunakan untuk menunjukkan adanya kerusakan fisik atau kelemahan mental yang sekarang lebih sering digunakan untuk menjelaskan adanya kelemahan, gangguan atau hambatan dalam segi mental, fisik atau emosi yang begitu berat sehingga mengakibatkan keterbatasan bagi mereka dalam melakukan aktivitas.
Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Psikologi Anak | Tag , , , , | 7 Komentar

Tahapan Terjadinya Stres

Gejala-gejala stres pada diri seseorang seringkali tidak disadari karena perjalanan awal tahapan stres timbul secara lambat, dan baru dirasakan bilamana tahapan gejala sudah lanjut dan mengganggu fungsi kehidupannya sehari-hari baik di rumah, di tempat kerja ataupun pergaulan lingkungan sosialnya. Dr. Robert J. Amberg (dalam Hawari, 2001) membagi tahapan-tahapan stres sebagai berikut :

1. Stres tahap I
Tahapan ini merupakan tahapan stres yang paling ringan dan biasanya disertai dengan perasaan-perasaan sebagai berikut: 1) Semangat bekerja besar, berlebihan (over acting); 2) Penglihatan “tajam” tidak sebagaimana biasanya; 3) Merasa mampu menyelesaikan pekerjaan lebih dari biasanya, namun tanpa disadari cadangan energi semakin menipis.
Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Psikologi Kepribadian | Tag , , | 10 Komentar

Crest Whitestrips Supreme, Caring your Teeth Easily

White teeth naturally become everyone’s dream. Unfortunately, drinks and foods that we eat everyday can cause stains on teeth, especially if we are heavy smokers. Tooth brushing was not able to remove stains on teeth. Currently, many ways to make the teeth become whiter. Good news for all those who want white teeth are the teeth whitening product that we can use easily at home. Effective ways you can do easily at home is use products from Crest Supreme.
Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Tips-tips | Tag | Tinggalkan Komentar

Proaktivitas, Pengertian dan Ciri-cirinya

Pengertian Proaktivitas. Pengertian atau definisi proaktivitas adalah orang yang relatif tidak terpengaruh oleh kekuatan situasi di sekitarnya, bahkan orang tersebut mampu mempengaruhi timbulnya perubahan dalam lingkungannya. Orang dengan proaktivitas tinggi mampu mengidentifikasi kesempatan dan mengambil tindakan yang tepat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut, menampakkan inisiatif dan mempertahankannya sampai perubahan yang bermakna terjadi. Lawan dari proaktif adalah pasif atau reaktif, yaitu orang yang cenderung untuk beradaptasi atau berkompromi dengan keadaan, daripada berusaha merubah dirinya untuk memberikan pengaruh positif pada situasi disekitarnya.

Proaktivitas manusia selalu memiliki tujuan, bergerak maju, dan berorientasi ke masa depan, serta secara internal memunculkan perilakunya sendiri. Stimulus dari luar lebih tampak sebagai sesuatu yang menjadi kecenderungan aktualisasi dari dalam keluar daripada sesuatu yang menjadikan individu bereaksi terhadap stimulus lingkungan. Individu secara psikologis mencerna stimulus eksternal tersebut, dan bukan sekedar bereaksi terhadap stimulus. Hjelle dan Ziegler (1981) mengemukakan bahwa proaktivitas merupakan salah satu asumsi dasar sifat manusia. Lebih jauh dijelaskan bahwa proaktivitas adalah lawan dari reaktivitas. Proaktivitas merupakan keyakinan diri bahwa sumber segala perilaku adalah terletak pada diri manusia itu sendiri. Manusia melakukan aksi, bukan sekedar reaksi. Penyebab perilaku dapat ditemukan dalam diri manusia sendiri dan muncul secara internal.
Lanjutkan membaca

Dipublikasi di Psikologi Sosial | Tag , , , , , | 4 Komentar